NTB – Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB, Suryadi Jaya Purnama dan Johan Rosihan, menggunakan metode pendekatan dalam memanfaatkan jadwal kampenye yang digendakan KPU NTB, di Kabupaten Bima.
Metode yang diambil dari gaya Gubernur DKI Jakarta, yakni “Blusukan”, dianggap merupakan cara yang tepat menarik simpati calon pemilihnya.
Ketua DPD PKS Kabupaten Bima, Ilham Yusuf kepada media, melalui telepon selulernya, Jum’at (3/5) mengatakan, untuk menggunakan metode tersebut, melibatkan seluruh kader PKS dan simpatisan di Kabupaten Bima.
Ia meganggap kampanye model tersebut tidak melanggar tahapan pemilu kada yang telah ditetapkan. Kampanye melanggar menurut dia, jika kampanye dilakukan tidak pada jadwal yang ditentukan KPU.
Ia yakin dengan metode tersebut, bisa meraup suara yang signifikan karena bisa langsung mendengar keluhan masyarakat dibawah. (ntb9)
Catatan Admin: Hari ini (4/5) SJP dijadwalkan akan menggelar kampanye dialogis di 10 titik yang ada di Kabupaten Bima.
Sumber: ntbterkini.com